Kebata-bataan

Sejarah & Perkembangan

1943 – 1957

Kepemimpinan pendiri: RKH. Abd. Majid, sistem pengajian sorogan, 700 santri.

1957 – 1959

Kekosongan kepemimpinan.

Tentang Pesantren PP. Mambaul Ulum Bata-Bata Putri

PP. Mambaul Ulum Bata-Bata Putri merupakan lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren salaf yang memadukan tradisi keilmuan klasik dengan sistem pendidikan modern. Pesantren ini menempatkan kajian kitab kuning sebagai landasan utama dalam membentuk pemahaman agama santri, sekaligus menyelenggarakan pendidikan formal untuk memberi ruang perkembangan intelektual yang lebih luas. Dengan perpaduan tersebut, santri dapat tumbuh sebagai generasi yang memiliki dasar keilmuan yang kuat serta wawasan akademik yang relevan dengan perkembangan zaman.
Selain ilmu pengetahuan, pesantren juga menekankan pembinaan mental, spiritual, dan akhlak melalui kegiatan ubudiyah yang teratur serta kedisiplinan hidup sehari-hari. Santri dilatih untuk membiasakan akhlakul karimah, menjaga kesopanan, dan mengembangkan kemandirian melalui berbagai program otonom yang dirancang untuk menumbuhkan keterampilan praktis dan karakter tangguh. Melalui pendekatan yang seimbang antara ilmu, adab, dan kemandirian, PP. Mambaul Ulum Bata-Bata Putri berkomitmen mencetak muslimah yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu membawa manfaat bagi masyarakat.

1959

RKH. Abd. Qadir kembali dari Mekah; wafat di tahun yang sama.

1959 – 1986

Kepemimpinan RKH. Ahmad Mahfudz Zayyadi – modernisasi awal.

1987 – 2021

Kepemimpinan RKH. Abd. Hamid Ahmad Mahfudz Zayyadi – masa perkembangan besar, 34 tahun.

2021

Kepemimpinan singkat RKH. Moh. Thohir Abd. Hamid – penggerak sektor ekonomi, IT, sosial & Pekan Ngaji.

2021 – sekarang

Diasuh oleh RKH. Ach. Faisol Abd. Hamid AMZ. Pesantren memperoleh Piagam Statistik Pesantren No. 510035280388 (Kemenag RI).

Prinsip Nilai

ذكاء بلااحتشام انحطاط نقير

Kesopanan Lebih Tinggi Nilainya daripada Kecerdasan

Prinsip Pengelolaan

المحافظة على القديم الصالح والأخذ بالجديد الآصلح

Mempertahankan konsep lama yang masih baik dan menerapkan konsep baru yang lebih representatif.

Ideologi Pengembangan Keilmuan

(Ilmu Nahwu, Fiqh, Balaghah, Manthiq) sebagai pakaian, perhiasan, keindahan, dan struktur berpikir bagi santri – membentuk kemampuan berbahasa, berlogika, dan berakhlakul karimah.

Sistem Pendidikan PP. Mambaul Ulum Bata-Bata Putri

Sistem Pendidikan Pesantren di PP. Mambaul Ulum Bata-Bata Putri dirancang untuk menghadirkan proses pembelajaran yang seimbang antara ilmu, adab, dan pembentukan karakter. Sebagai pesantren salaf, kajian kutub al-turats menjadi landasan utama melalui metode sorogan, bandongan, dan halaqah yang membiasakan santri memahami teks-teks klasik secara langsung dari guru, sekaligus menanamkan kedisiplinan, ketekunan, dan kedekatan ruhani dengan para masyayikh. Selain itu, pesantren juga menyelenggarakan pendidikan formal mulai dari MTs, SMP, MA, hingga SMK dengan kurikulum terpadu agar santri memiliki wawasan akademik yang relevan dengan perkembangan zaman, dilengkapi program otonom seperti BBEC, LPBA, JQ, JKH, dan M2KD yang menumbuhkan keterampilan praktis serta kemandirian. Dengan perpaduan pendidikan salafiyah, formal, dan pembinaan karakter berkelanjutan, Bata-Bata Putri berkomitmen mencetak muslimah yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berperan aktif di masyarakat.

PP. Mambaul Ulum Bata-Bata Putri

Scroll to Top